• Senin, 28 November 2022

Kasus Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Bondowoso Masih Terus Berlanjut, PC PMII Bondowoso Siap Turun Jalan Lagi

- Jumat, 16 September 2022 | 10:08 WIB
Aksi demonstrasi PC PMII Bondowoso pada Senin, 5 September 2022 kemarin. (PC PMII Bondowoso)
Aksi demonstrasi PC PMII Bondowoso pada Senin, 5 September 2022 kemarin. (PC PMII Bondowoso)

PijarNusantara.com - Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bondowoso beberapa hari yang lalu sudah melakukan aksi demonstrasi terkait carut marutnya pupuk bersubsidi di Kabupaten Bondowoso.

Aksi demonstrasi tersebut dilakukan pada Senin, 5 September 2022 di depan gedung DPRD dan Pemerintah Kabupaten Bondowoso yang menghasilkan keputusan DPRD Bondowoso akan membentuk Panitia Khusus terkait distribusi pupuk bersubsidi.

Namun, keputusan tersebut bagi PC PMII Bondowoso hanya sebatas ucapan belaka tanpa ada bukti nyata yang dilakukan Pansus sampai hari ini.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Mahbub Djunaidi, Sang Pendekar Pena Penerobos Bahasa

"Setelah 10 hari pasca aksi demonstrasi, tidak ada pengungkapan atau rekomendasi dari Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) Bondowoso terkait kelangkaan dan mahalnya harga pupuk bersubsidi," kata Ketua Umum PC PMII Bondowoso, Firman Zah.

Ketua Umum PC PMII Bondowoso mengaku bahwa pihaknya memberikan tenggat waktu 7×24 jam kepada KP3 Bondowoso untuk mengungkapkan progres yang telah dijalankan.

"Sampai hari ini tidak ada ungkapan atau progres yang sudah dilakukan KP3 Bondowoso terkait kelangkaan dan mahalnya harga pupuk bersubsidi," ujar Firman Zah.

Firman juga membeberkan bahwa Pansus yang dibentuk oleh DPRD Bondowoso masih belum ada proses pemanggilan terhadap oknum-oknum yang menyalahgunakan penyaluran pupuk bersubsidi.

"Tidak ada pemanggilan apapun kepada distributor, kios dan komponen lainnya terkait penyaluran pupuk bersubsidi dari Pansus yang sudah dibentuk oleh DPRD Bondowoso itu," bebernya.

Halaman:

Editor: Muhlas BN

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X